SEMANGAT PAGI BASARNAS INDONESIA


Tim SAR Cari Keberadaan Jamikem di Sungai Wengkal


Nganjuk – Tim SAR gabungan kembali melakukan upaya pencarian Jamikem (57) seorang nenek warga desa Wengkal RT 04 RW 01 kecamatan Rejoso, kabupaten Nganjuk, pada Jumat (26/11).

Koordinator Pos SAR Trenggalek, Yoni Fariza mengatakan, pada hari ketiga pencarian ini, sebanyak 3 SRU (Search and Rescue Unit) bergerak menyusuri sungai Wengkal dengan berjalan kaki.

Yoni menjelaskan, Penyusuran dengan berjalan ini dilakukan sebab kondisi sungai yang berbatu dan dangkal, sehingga tim SAR gabungan tidak mungkin menurunkan perahu karet sebagai sarana.

SRU air pertama melakukan penyisiran dari lokasi kejadian tenggelamnya korban hingga sampai di DAM Wengkal. SRU air kedua melanjutkan penyisiran menuju ke jembatan Wengkal. SRU air ketiga meneruskan penyisiran hingga sampai di jembatan Balong Asem.

Meskipun sungai desa Wengkal dapat disusuri dengan berjalan kaki, para personel tim SAR gabungan tetap menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), diantaranya helm, rompi pelampung dan sepatu coral.

Untuk mengoptimalkan upaya pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan beberapa orang personel untuk memantau di sejumlah titik yang ada di sepanjang aliran sungai desa Wengkal.

Saat melakukan pengamatan, mereka juga menyebarluaskan informasi kejadian tenggelamnya korban pada warga sekitar. Hal ini bertujuan jika nantinya ada yang melihat posisi korban, maka dapat melaporkannya ke petugas.

Adapun unsur-unsur SAR yang ikut terlibat dalam pencarian Galang, diantaranya tim operasi Pos SAR Trenggalek, BPBD kabupaten Nganjuk, Polsek Rejoso, Koramil Rejoso, TAGANA, Banser, BP Nganjuk, SAR Destana, SAR Senopati, SAR Singowande, Perhutani Nganjuk, warga sekitar dan potensi SAR lainnya..

Hingga berita ini dikabarkan, tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan Sanudi di sungai desa Wengkal. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : surabaya
26 November 11:15 WIB