SEMANGAT PAGI BASARNAS INDONESIA


Petani Korban Tanah Longsor di Malang Ditemukan Tim SAR


Malang – Kakek Cukup (60) seorang petani yang menjadi korban bencana tanah longsor di desa Karangrejo, kecamatan Wonosari, kabupaten Malang, pada Senin (29/11) ditemukan sudah dalam kondisi meninggal.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya, I Wayan Suyatna mengatakan, jenazah korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, dalam kondisi tertimbun material longsor. Tim SAR gabungan kemudian mengevakuasi jenazah kakek Cukup dengan hati-hati.

Sebelumnya dalam upaya pencarian korban, tim SAR gabungan telah mengerahkan dua SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di dua sektor. Satu SRU lagi bertugas untuk melakukan pengawasan selama proses pencarian dilakukan.

“Pengawasan penting dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Misal, jika tiba-tiba terjadi pergerakan tanah atau turun hujan, maka pengawas akan menghimbau agar upaya pencarian dihentikan sementara,” jelas Wayan.

Dalam melakukan pencarian korban, tim SAR gabungan didukung dengan sejumlah peralatan. Diantara peralatan ekstrikasi manual (seperti cangkul dan sekop), Alkon (mesin sedot air) dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Selama pencarian dilakukan, tim pengawas selalu menekankan kepada para personel tim SAR gabungan agar mereka selalu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) di lokasi ongsor, diantaranya helm safety dan sepatu boot.

Pihak-pihak yang terlibat dalam upaya pencarian hingga evakuasi korban, diantaranya tim operasi Kantor SAR Surabaya, BPBD kabupaten Malang, Polsek Wonosari, Koramil Wonosari, SAR Kanjuruhan, SAR surabaya, SAR MTA, Lintamal, RAPI, TAGANA, PMI, SAR Awangga, warga sekitar dan potensi SAR lainnya.

Adapun kejadian yang dialami korban ini bermula saat Ia bercocok tanam di ladang, pada Minggu (28/11). Pada saat itu hujan turun dengan intensitas sedang. Beberapa saat kemudian, terjadi tanda-tanda longsor berupa rekaan tanah.

Warga sekitar sempat meneriaki korban tanda-tandalongsor ini. Namun korban tidak mengindahkan seruan warga, hingga terjadi bencana tersebut. (Lib)



Kategori Berita Kansar , Bencana .
Pengunggah : surabaya
29 November 17:15 WIB