Mistahol Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal


Sumenep – Mistahol (46), seorang nelayan asal Pasongsongan, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan, pada Sabtu (21/9) sekitar pukul 08.15 WIB. Tim SAR gabungan menemukan Mistahol dalam kondisi meninggal di hari kelima pencarian.

Jenazah Mistahol ditemukan dalam kondisi terapung di perairan pantai Slopeng, jaraknya sekitar 176 kilometer dari lokasi kejadian Ia tenggelam. Jika dilihat menggunakan GPS, lokasi penemuan jenazah Mistahol ini berada pada koordinat 6° 49’ 34,47” S 113° 33’ 7,26” E,” ujar Novix, Komandan tim operasi Kantor SAR Surabaya.

Setelah menempuh waktu sekitar enam jam dari lokasi penemuan, lanjut Novix, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah Mistahol ke darat. Setelah dipastikan oleh pihak keluarga dan disaksikan oleh pihak Kepolisian, selanjutnya jenazah Mistahol diserah-kan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan telah berupaya melakukan pen-carian terhadap Mistahol sejak pertama kali Ia dilaporkan hilang di perairan pantai Slopeng. Sebanyak empat SRU laut dikerahkan untu melakukan penyisiran di empat sektor pencarian dengan dukungan perahu karet dan perahu jukung.

Selain upaya penyisiran di laut, tim SAR gabungan pun mengerahkan satu SRU untuk melakukan pemantauan melalui darat di sepanjang pesisir pantai Slopeng hingga ke pantai di sebelahnya.

Dalam penyisiran darat ini, disebarluaskan informasi tentang kejadian ini kepada warga atau nelayan sekitar. Sehingga jika nantinya ada yang melihat keberadaan korban, maka diharapkan segera melaporkannya kepada petugas.

Selain tim operasi Kantor SAR Surabaya, tambah Novix, upaya pencarian Mistahol ini juga melibatkan peran sejumlah pihak, diantaranya BPBD Sumenep, Polsek Kalianget, Satpolair Kalianget, Wakamla Sumenep dan nelayan sekitar.

Menurut informasi dari saksi mata, kronologi kejadian yang dialami korban ini berawal saat Mistahol dan tiga orang nelayan lainnya melaut ke perairan Slopeng dengan perahu, pada Rabu (18/9) sekitar pukul 03.00 WIB. Diduga perahu yang digunakan terbalik akibat hantaman ombak. (Lib)



Kategori Kecelakaan Pelayaran .
Pengunggah : surabaya
21 September 10:05 WIB