Wanadri Bersinergi Dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Gelar Pelatihan Pencarian dan Pertolongan di Gunung Hutan 


Bandung, 21 September 2019- Bertempat di kesekretariatan Wanadri di Jl. Pahlawan No.70, Neglasari, Kec. Cibeunying Kaler, Kota Bandung  digelar pembukaan "Sekolah ESAR 2019" atau Pelatihan Pencarian dan Pertolongan di Gunung Hutan. Kegiatan ini digagas oleh Wanadri dan bergandengan tangan dengan Basarnas selaku instansi yang bergelut di bidang Pencarian dan Pertolongan sesuai Tupoksi yang di amanatkan dalam Undang Undang. 

Kegiatan di hadiri dan di buka langsung oleh Direktur Bina Potensi BASARNAS yaitu Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya S.E., M.M. Bertolak dari Jakarta pada Jumat 20 September 2019 beserta jajarannya, beliau di sambut hangat oleh pimpinan Kantor SAR Bandung  beserta jajaran. Selain itu kegiatan di hadiri juga oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden Ridwansah S.Sos beserta jajarannya, pemerintah daerah setempat,  Perwakilan kepolisian dan TNI Wilayah Jawa Barat dan ketua vertikal Rescue Indonesia. 

Direktur Bina Potensi F. Indrajaya mengapresiasi kegiatan yang di gagas oleh Wanadri ini karena mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. 

"Apresiasi setinggi tingginya saya berikan untuk wanadri, perhimpinan penempuh rumba dan pendaki gunung yang telah 55 tahun mencetak insan insan penggiat gunung yang tangguh. Hakikat wanadri adalah esensi dari nilai nilai kehidupan masyarakat wanadri. Dari nilai nilai tersebutlah anggota wanadri terus mengembangkan kemampuannya demi bisa memberikan kontribusi yang lebih bagi masyarakat", tutur F. Indrajaya dalam sambutannya. 

Kegiatan ini dianggap sangat penting karena dengan berkembangnya jaman, kini mendaki gunung sudah menjadi trend hingga diperlukan kesiapan mental dan fisik bagi pendakinya. 

"Bahwa kegiatan mendaki gunung bukan kegiatan wisata biasa. Bahwa mendaki gunung membutuhkan pengetahuan dan juga persiapan yang matang, baik persiapan fisik ataupun mental. Pengetahuan tentang gunung hutan harus dimiliki oleh seorang pendaki untuk mengurangi resiko yang tidak diinginkan karena kondisi alam dan cuaca yang sulit di prediksi", lanjutnya. 

Dengan pelatihan ini beliau berharap seluruh peserta memiliki kompetensi dan dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi SAR di gunung hutan. Semakin banyak potensi SAR yang berkompeten, semoga mampu mempersingkat response time sehingga mampu meminimalisasi korban jiwa dalam operasi SAR. 

Sekolah ESAR 2018 ini akan digelar mulai dari 21 September hingga 27 September 2019 di Sekretariat Wanadri untuk materi kelas dan Pegunungan Kareumbi, Sumedang Jawa Barat dalam praktiknya. Kegiatan diikuti sebanyak 102 orang peserta yang datang dari berbagai daerah baik di dalam ataupun luar Jawa Barat. 

Direktur Bina Potensi F. Indrajaya dalam akhir sambutannya berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan serius dan mengikuti seluruh arahan instruktur. 

"Selanjutnya, jadikanlah pelatihan ini sebagai ajang pembelajaran, tukar menukar pengalaman dan mempererat tali sialturahmi diantara kita sebagai insan pencarian dan pertolongan", tutup beliau.

 



Kategori Berita Kansar , General Artikel , General Berita .
Pengunggah : Humas
21 September 15:22 WIB